Mohon Maaf, Kemitraan Lele Suramadu sementara ini per 21-02-2013 "Bersifat Tertutup" (Terbatas Mitra-Mitra Lama Terpilih).
Tampilkan postingan dengan label beton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beton. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Oktober 2011
Zat Kimia Menetralkan Kolam Semen Baru
Lama kami mencari jawaban atas pertanyaan pada Pak Eko pada posting "Menghilangkan Bau Semen Pada Kolam Beton 1" dan "Menghilangkan Bau Semen Pada Kolam Beton 2", yang menanyakan tentang ada tidaknya obat kimia / bahan kimia yang bisa menghilang bau semen pada kolam baru yang terbuat dari beton. Setelah 20 hari mencari, akhirnya ketemu juga. Ternyata zat kimia tersebut bernama larutan asam asetat. Selain itu, bisa juga menggunakan lapisan cat vynil (jarang dilakukan). Kalau menggunakan cara konvensional, hanya diisi air dan didiamkan (tanpa mengursa) , membutuhkan waktu 3 minggu. Jika metode kuras isi air, butuh 1 minggu. Jika dengan cara menggunakan daun pepaya atau Kedebog / batang pisang butuh waktu 2-3 hari. Nah dengan zat kimia ini hanya butuh 1 hari saja.
Rabu, 14 September 2011
Menghilangkan Bau Semen Pada Kolam Beton
Pada kolam ikan apapun atau lele yang terbuat dari semen atau beton, apabila masih baru dibuat, pada umumnya masih berbau. Jika langsung ditebar ikan didalamnya, ikan bisa langsung mabuk keracunan dan akhirnya ujungnya bisa berakibat kematian. Nah, untuk menghilangkan bau semen tersebut, ada perlakuan yang perlu dilakukan saat kolam semen tersebut sudah benar-benar kering. Pastikan beton semen sudah kering dan keras.
Caranya, jika tidak tergesa-gesa, cukup merendam kolam tersebut dengan cara diisi air sampai penuh dan dikuras setiap 3 hari dan kemudian diisi kembali. Hal ini dilakukan berulang sampai dengan 1 minggu. Untuk cara lebih singkat, kita bisa memakai bantuan irisan batang pisang yang digosokkan ke seluruh dinding dan dasar kolam. Setelah digosok, kemudian kolam diisi sampai penuh. Keesokan harinya kuras dan digosok kembali dan lalu diisi kembali. Esoknya, tinggal kuras dan kolam sudah siap dipakai.
Caranya, jika tidak tergesa-gesa, cukup merendam kolam tersebut dengan cara diisi air sampai penuh dan dikuras setiap 3 hari dan kemudian diisi kembali. Hal ini dilakukan berulang sampai dengan 1 minggu. Untuk cara lebih singkat, kita bisa memakai bantuan irisan batang pisang yang digosokkan ke seluruh dinding dan dasar kolam. Setelah digosok, kemudian kolam diisi sampai penuh. Keesokan harinya kuras dan digosok kembali dan lalu diisi kembali. Esoknya, tinggal kuras dan kolam sudah siap dipakai.
Langganan:
Postingan (Atom)