Mohon Maaf, Kemitraan Lele Suramadu sementara ini per 21-02-2013 "Bersifat Tertutup" (Terbatas Mitra-Mitra Lama Terpilih).
Tampilkan postingan dengan label pakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pakan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Agustus 2011

Pakan Lele Yang Dijual Eceran

Banyak sekali pelaku budidaya lele yang membeli pakan untuk ternaknya dengan membeli secara eceran di toko terdekat. Membeli dengan eceran atau partai kecil juga bisa dikarenakan dana yang terbatas. Pertimbangan lainnya, disebabkan mudah membawanya. Diantara kemudahan kemudahan tersebut, apakah juga mendatangkan kemudahan menggapai keberhasilan panen budidaya? Ternyata para pembudidaya ini sebagian besar tidak mencapai target panen yang memuaskan. Dari banyak diskusi, penulis hanya bisa berkesimpulan pakan ikan yang eceran ini kualitasnya tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi lele itu sendiri. Apalagi ada banyak pakan eceran yang bisa dibeli dalam ukuran 1 kg dengan harga jauh lebih murah daripada pakan khusus lele keluaran pabrik. Disisi lain, Pabrik pakan tidak pernah mengeluarkan produk pakan lele dengan kemasan satu kiloan. Pembudidaya ikan lele pedaging pun juga merekomendasikan memakai pakan dengan merk yang sudah dikenal dan membeli dalam kemasan yang masih tersegel dan belum pernah dibuka. Mengingat belum ada penelitian atas kandungan gizi pakan yang dijual secara eceran ini, dan jika kondisi keuangan memungkinkan, baiknya saran dari pembudidaya lele pedaging yang udah berhasil ini kita ikuti saja.







Senin, 01 Agustus 2011

Kelebihan & Kekurangan Pelet Lele Hi Pro Vite 781

Pakan untuk ikan lele - produksi pabrikan PT. Central Proteina Prima ( CPP / Pokphand Group ) - ini dikenal dengan nama merk Hi Pro Vite protein 781. Pelet ini adalah penguasa pasar untuk kategori pakan apung. Kompetitor utama dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya datang dari PT. Matahari Sakti ( MS ) dengan produk merk Prima Feed PF LP. Lalu apa yang menjadi keunggulan dari pakan atau pelet 781 ini? Bagi sebagian peternak lele menceritakan bahwa pelet 781 mempunyai keunggulan tidak banyak mengembang banyak saat basah. Selain itu aroma amis yang menempel cukup menyengat dan sangat disukai lele yang dipelihara. Bagaimana dengan kandungan gizinya? Disebutkan pada label kemasan, tertera kandungan protein berkisar antara 31-31% dan kadar serat maksimal (fiber content) maksimal 5%. Apabila dibandingkan dengan nutrisi dari pakan merk LP, ternyata 781 ini kalah tinggi dalam hal kandungan proteinnya. Disebutkan di label LP, kandungan protein minimal 33%. Kemudian yang menjadi pertanyaan, apakah perbedaan kandungan gizi yang tidak seberapa ini berpengaruh besar terhadap kecepatan pertumbuhan lele? Bagi sebagian peternak, menjawab iya. Tapi setelah saya tanyakan pada pegawai BBPBAT, perbedaan merk keduanya tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Kalo bagi penulis sendiri, meski kedua merk ini menetapkan harga yang hampir sama, namun pakan dengan kandungan protein tertinggi adalah yang terbaik. Tapi tetap berharap pada produsennya agar bisa menurunkan 1 % lagi kandungan seratnya sehingga maksimal cuma 4%. Syukur-syukur kalo harganya juga diturunkan.

Rabu, 20 Juli 2011

Polusi Udara Kota Bagi Kesehatan Lele

Kemacetan lalu lintas yang dibarengi polusi udara yang melanda kota-kota besar termasuk Surabaya, ternyata juga bisa berdampak merugikan bagi budidaya lele. Menurut Abah Nasrudin, sang maestro lele sangkuriang Indonesia, yang kebetulan lokasi kolam beliau juga berdekatan dengan pusat kemacetan di puncak, polusi ini bisa menyebabkan radang insang. Apalagi jika makanan lele yang digunakan adalah jenis pakan apung. Penulis sendiri baru bisa mendapatkan informasi lanjutan tentang hubungannya dengan kesehatan lele, yakni polusi perkotaan menyebabkan kandungan asam udara yang tinggi. Kandungan asam ini akan menempel di permukaan air kolam. Jika air permukaan yang mengandung racun ini tertelan lele secara terus menerus, akibatnya bisa menyebabkan lele tersebut sakit. Kandungan asam dari udara yang tinggi bisa dengan mudah berpindah ke air kolam saat hujan turun dan saat kabut malam yang pekat bernaung diatas kolam.

Solusi untuk mengatasinya, masih menurut Abah yang juga berpangkat Letkol, adalah jangan memberi pelet makanan saat terlalu pagi. Biasakan memberi pakan mulai pukul 9 pagi. Pasalnya udara tercemar ini hanya bisa diatasi dengan cara terpaan sinar matahari yang membakarnya. Jika memberi pakan apung terlalu pagi, maka racun2 yang ada di permukaan air kolam ini akan bercampur dengan makanan. Akibatnya lele bisa keracunan.