Mohon Maaf, Kemitraan Lele Suramadu sementara ini per 21-02-2013 "Bersifat Tertutup" (Terbatas Mitra-Mitra Lama Terpilih).

Senin, 26 September 2011

Penanganan Kolam Terpal Pasca Panen

Setelah panen, dan isi air kolam terkuras habis, khusus untuk kolam yang tersusun dari terpal, ada baiknya kolam tersebut jangan terlalu lama terpapar sinar matahari. Hal ini dikarenakan daya tahan terpal ini justru akan lebih cepat rusak akibat panasnya sinar matahari. Beda dengan kolam tanah dan kolam semen, yang justru ada manfaatnya jika terus disinari matahari saat kolam dalam keadaan kosong.
Yang perlu dilakukan adalah segera bersihkan dasar kolam dengan lap bersih. Sedangkan untuk dinding kolam, membersihkannya harus penuh kehati-hatian, apalagi jika penegak dinding kolam dari bambu yang penuh dengan paku dan kawat. Jika tidak hati-hati bisa sobek dan bocor. Tidak perlu memakai sabun, sehabis itu isi kembali kolam dengan air sampai ketinggian 50 cm.

Minggu, 25 September 2011

Pengaruh Paparan Sinar Matahari Pada Terpal

Sinar matahari memang banyak mengandung manfaat. Namun lain ceritanya jika yang mendapat sinar panas ini adalah barang terbuat dari plastik. Terpal yang bahan pembuatannya juga dari plastik juga tidak akan bertahan lama jika terus menerus terpapar panasnya sinar matahari secara terus menerus sepanjang hari. Umur terpal yang seharusnya bisa bertahun-tahun, bisa menjadi lebih pendek. Apalagi bahan terpal tersebut yang tipis. Untuk itu, pada bagian bibir kolam yang tidak tergenang air, sebaiknya diberi pelindung, karena bagian ini yang paling cepat rusak. Caranya bisa diberikan penutup, dari karet, karung goni, karung glangsing, seng, kain atau bahan lain yang murah dan kuat. Untuk terpal bagian dinding dan dasar kolam, tidak perlu lagi diberi pelindung, karena air kolam itu sudah bisa meredam terik dari sinar matahari.

Sabtu, 24 September 2011

Penyebab Bocor Dari Kolam Terpal

Ada kelebihan, tentu juga ada kelemahan. Pun demikian dengan kolam terpal. Disatu sisi, mudah dan murah untuk membuatnya. Namun disisi lain, ada kelemahan, diantaranya adalah dimungkinkannya terjadi kebocoran. Lalu apa penyebabnya? Beberapa diantaranya dikarenakan gigitan tikus, tertusuk paku atau kawat pengikat bambu penegak dinding kolam. Atau bisa juga disebabkan tulang belulang dari ikan atau pakan alternatif yang terinjak saat kita masuk ke kolam. Maka dari itu, hati-hati jika kita memberikan pakan tambahan seperti ikan rucah / ikan cepret, ayam tiren yang mana tulang belulang sisanya bisa saja menyebabkan kolam bocor.

Jumat, 23 September 2011

Warna Terpal Memberi Pengaruh Pada Lele

Dari pengalaman dan pengamatan sekian waktu, ternyata memang ada pengaruh dari pemilihan warna terpal kolam kepada ikan lele yang tinggal didalamnya. Bentuk pengaruhnya adalah sebatas pada warna lele itu sendiri. Dan tidak ada pengaruh kepada percepatan pertumbuhan ikan. Lele yang tinggal di kolam terpal yang terang seperti putih, kuning akan cenderung berwarna terang cenderung putih. Jika terpal yang dipakai berwarna gelap seperti biru tua, coklat, hitam, maka lele yang ada didalamnya ternyata juga akan cenderung berwarna gelap.

Kamis, 22 September 2011

Kolam Saya Diisi Berapa Ekor ?

Begitu banyak pertanyaan serupa, tentang jumlah tebar bibit lele, yang diajukan para tamu pengunjung kolam lele surabaya madura. Asalkan ketinggian air minimal 1 meter, berarti setiap meter persegi dapat diisi bibit lele sebanyak 100 ekor. Artinya dengan ukuran kolam 1 x 1 x tinggi air 1,25, maka kolam tersebut sangat ideal jika dimasukkan benih lele sebanyak 100 ekor. Jika ukuran kolam 2 x 5 ( panjang 2 meter dan lebar 5 meter ) maka kolam lele ini baiknya ditebar benih lele 1000 ekor.

Rabu, 21 September 2011

Ketinggian Kolam Lele Ideal

Jika melihat foto-foto yang bersinggungan dengan lele, banyak tampak kolam-kolam yang mempunyai ketinggian 0,5 meter atau 0,75 meter. Sebenarnya kolam yang demikian ini lebih cocok digunakan untuk pembibitan / pendederan lele atau juga untuk pemijahan. Bagi yang berencana terjun pada pembesaran lele, maka ketinggian kolam yang ideal adalah 1,5 meter. Jadi ketinggian air kolam tersebut berkisar 1,25 meter.
Lalu bagaimana jika sudah terlanjur mempunyai kolam dengan ketinggian hanya 1 meter atau kurang? Masih bisa. Hanya saja, populasi yang ditebar menjadi lebih sedikit. Bisa jadi hanya ditebar 50% saja dari jumlah bibit yang seharusnya.
Bila dipikir, dengan mengambil luas bidang / dasar tanah yang sama persis, namun karena berbeda ketinggian kolam 50 cm saja, ternyata menyebabkan populasi lele yang ditebar menjadi jauh berbeda, dan selisih jumlahnya bisa 2 kali lipat.
Bagaimana jika dipaksakan ditebar dengan populasi yang padat? Jawabnya lele masih tetap bisa hidup. Namun ada efek negatifnya, diantaranya, mudah terserang penyakit, timbangan yang kurang bobotnya, masa panen yang mundur, dll.
Jadi harap direncanakan dengan baik akan ketinggian air kolam pembesaran dan ketinggian dinding kolam, sebelum membangun kolam baru.